Tuesday 29th September 2020

Pertandingan catur yang melelahkan

Pertandingan yang Melelahkan
Kasparov Vs Karpov

Pertandingan catur paling melelahkan dalam sejarah adalah saat Garry Kasparov melawan Anatoly Karpov. Kasparov dalam usia 21 tahun, bertarung melawan pemegang juara dunia hampir selama 10 tahun , Anatoly Karpov. Mereka pernah bertemu sebanyak 144 games, dimana 21 dimenangkan Kasparov, 19 dimenangkan Karpov dan 104 draw!. Sungguh pertarungan yang menguras fisik dan mental. Catur adalah olahraga yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Sekali anda lengah, anda akan melakukan blunder yang menyedihkan dan menghapus semua kekuatan posisi sebelumnya. Kesalahan kecil terkadang bisa menjadi retakan di dinding bendungan yang berpotensi menjadi lokal tsunami.
Kebenarannya, dalam kehidupan kita tidak ada istilah draw, yang ada hanyalah menang atau kalah. Pertarungan secara jangka panjang menuntut konsentrasi dan stamina yang prima. Semua manusia diberikan waktu yang cukup dan terbatas oleh Tuhan untuk menyelesaikan pertandingan iman. Terkadang saat manusia hampir meninggal barulah dia sadar bahwa mimpi-mimpinya tidak akan terwujud karena dia telah menghamburkan masa mudanya dengan percuma. Jalani setiap detik yang berlalu dengan penuh arti dihadapan Tuhan. Kelengahan manusia saat terlena dengan kemenangan dini membuat mereka terjebak untuk memakan umpan iblis yang berakibat jangka panjang. Blunder di saat-saat akhir permainan sungguh bisa merubah seluruh peta permainan. Disinilah kita akan mengetahui bahwa pentingnya memohon hikmat kepada Tuhan. Kita begitu mudah tertipu dengan tipu daya iblis. Jika Adam dan Hawa saja yang belum mengenal dosa bisa jatuh dalam tipu daya iblis, apalagi kita yang terlahir dalam kondisi sudah berdosa. Syukur kepada Allah yang melalui Yesus Kristus melimpahkan anugerah keselamatan kepada kita. Roh Kudus yang tinggal dalam diri kita akan memberikan hikmat supaya kita berjalan di dalam kehendak-Nya. Benarlah firman yang mengatakan permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan. Saat anda merasa pintar dan tidak membutuhkan pertolongan Allah sebenarnya disitulah awal dari langkah blunder manusia.
Aplikasi
Renungkanlah Firman Allah selalu. Saat anda merenungkan Firman maka hikmat Allah akan ditambahkan kepada anda. Saat anda masih diberi kesempatan menuntut ilmu, tuntutlah ilmu setinggi – tingginya. Hikmat yang benar membuat anda semakin menghormati Allah dan mencintai hukum-hukum-Nya. Hikmat dari dunia membuat anda semakin jauh dari Tuhan dan semakin tidak takut untuk melanggar Firman-Nya.

(GW/ Escadron)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply