Tuesday 29th September 2020

Mendoakan Indonesia

Billy Graham pernah dituduh mencampurkan politik dengan kekristenan. Mengenai hal itu, Presiden Gerald R.Ford mengatakan :” saya sudah mendengar komentar dari beberapa sumber bahwa Billy mencampuradukkan politik dan agama. Saya (Gerald Ford) tidak pernah merasakan hal itu dan saya juga berpikir bahwa ribuan orang yang telah mendengarnya akan berpikir sependapat dengan saya. Billy pernah mengunjungi saya beberapa kali di Gedung Putih selama saya menjabat presiden”.Mereka kemudian menjadi sahabat karib tanpa mencampuradukkan urusan mereka. Suara para hamba Tuhan yang menyuarakan Firman seharusnya disampaikan kepada para pejabat negeri ini tanpa terlibat politik praktis di dalamnya. Para hamba Tuhan di bangsa ini bisa mengambil posisi seperti Daniel yang menjadi penasihat utama raja. Bisa juga mengambil posisi sebagai pejabat seperti Misael, Azarya dan Hananya yang memiliki kecakapan dan integritas dalam melakukan pekerjaannya. Mereka melakukan hal itu karena itu adalah menyenangkan hati Tuhan.
Daniel berdoa 3x sehari dan tentu saja dia mendoakan bangsa Israel dan juga bagi Babel juga. Dia memohon hikmat dari Tuhan untuk menterjemahkan mimpi Nebukadnezar. Ini membawa pengaruh besar bagi Babel selama Nebukadnezar memerintah. Kita tahu bahwa hidup di bumi adalah sementara sedangkan di Sorga adalah kekal. Tetapi kita hidup di Indonesia supaya nama Tuhan dipermuliakan di tanah tercinta ini. Kesejahteraan, keamanan dan kemajuan Indonesia harus diusahakan melalui partisipasi anak-anak Tuhan sesuai profesinya. Diberkatilah Indonesia.

(GW/Escadron)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply